fbpx
latihan bicara bahasa inggris
Family & Parenting

Tips Latihan Berbicara Bahasa Inggris di Rumah

Sejak balita, anak saya nggak terlalu suka film kartun atau animasi yang berbahasa Indonesia. Entah karena dia nggak suka bahasanya, atau kualitas filmnya yang nggak sebagus film luar seperti Disney, Pixar dan lainnya. Tapi yang herannya, dia nggak mau diajak latihan berbicara bahasa Inggris. Haha.

Ada satu masa di mana setiap kali saya mengucapkan kata dalam bahasa Inggris, dia marah. Ngambek. Padahal bukan ngomong inggris yang kayak bule gitu, lho. Cuma kalimat sederhana seperti “What are you doing?” Itu dia nggak suka, katanya.

Bahasa Inggris saya juga biasa saja, nggak cas cis cus. Tapi dari yang saya pelajari, supaya bisa lancar berbahasa asing kan harus dilatih terus. Salah satunya dengan cara melakukan percakapan sehari-hari dengan bahasa tersebut. Ini gimana mau lancar, ngomong inggris di rumah nggak ada lawannya. LOL.

Sejak memasuki kelas 2 SD, pelan-pelan Hammam sudah nggak marah lagi kalau saya mengucapkan kosa kata bahasa Inggris. Kayaknya sih karena guru bahasa Inggrisnya lebih seru dari yang sebelumnya. Lama-lama, ia pun mulai ikut-ikutan. Awalnya sih dia mengikuti percakapan di film. Apalagi kelas 2 kan sudah lancar membaca, jadi dia merasa senang mendapatkan kosa kata baru dalam bahasa inggris dan ada terjemahannya.

Kemampuan conversation Hammam masih sederhana, tapi bagi kami ini adalah sebuah kemajuan. Tipsnya akan saya share berikut ini, ya.

Terus Paparkan Bahasa Inggris

Waktu dia masih suka ngambekan, saya nggak lantas berhenti mencoba. Saya tetap memperkenalkan bahasa internasional ini kepadanya. Mengikuti percakapan dalam film, membacakan buku berbahasa Inggris, buka-buka Google Translate dan sebagainya. Sampai dia nggak marah lagi dan kelihatan mulai tertarik.

Tunjukkan Video Percakapan Bahasa Inggris

Saya sering menunjukkan video orang Indonesia yang berbicara bahasa Inggris, khususnya anak-anak. Untuk mengenalkan bahwa bicara bahasa Inggris itu nggak apa-apa dan malah bagus kalau bisa dua bahasa. Salah satu yang saya jadikan contoh buat Hammam adalah akun instagramnya @kinaraseto. Konten bahasa inggrisnya seru. Ada percakapan, istilah-istilah, ungkapan, pengucapan dan sebagainya.

Nonton Film dalam Bahasa Inggris dengan Teks Bahasa Indonesia dan Sebaliknya

latihan bicara bahasa inggris

Kalau yang ini sebenarnya Hammam sendiri yang punya ide. Awalnya biasa saja nonton film berbahasa Inggris dengan teks bahasa Indonesia. Kadang dia pause dulu, untuk lebih memahami artinya. Lalu mengulangi apa yang diucapkan oleh karakter film. Kalau ada kosa kata baru yang ia dapat, biasanya akan lapor ke saya.

Setelah lancar membaca, sepertinya dia juga ingin bisa membaca teks dalam bahasa Inggris. Kebetulan di rumah kami berlangganan Disney+ Hotstar, sebagian film barat bisa diubah audionya ke dalam bahasa Indonesia. Jadi kini terbalik, Hammam nonton dalam audio Indonesia, sementera teksnya berbahasa Inggris. Good idea, right?

Motivasi dengan Negara yang Disukainya

Hammam suka sekali menara Elizabeth yang ada di London, Inggris. Atau kita biasa menyebutnya Big Ben. Saking sukanya, setiap hari dia menggambar menara itu dengan cerita yang berbeda-beda. Bahkan kalau lagi main Canva, sering banget Hammam edit fotonya sedang berada di Big Ben, dengan cara menghilangkan background foto dirinya kemudian ditempatkan di halaman Big Ben. Katanya, sih, suatu hari nanti dia mau berfoto betulan di sana.

Saya katakan padanya, “Ketika mengunjungi Big Ben di London, sebaiknya sudah bisa bicara bahasa Inggris. Sebab di sana orang-orang bicaranya bahasa inggris semua.” Ternyata ini lumayan memotivasi dia. Haha.

Ekstrakulikuler English Club

Setelah kelihatan ada ketertarikan belajar bahasa Inggris, baru lah saya menawarkan Hammam untuk mengikuti ekstrakulikuler English Club di sekolah. Sempat nggak mau, sih. Tapi setelah melihat teman-temannya ekskul ini itu, akhirnya mau juga ikutan English Club. Tadinya diinfokan sama koordinator ekskul bahwa English Club sudah full. Lalu besoknya ada teman Hammam yang pindah dari English Club ke Futsal. Jadilah posisi kosong tersebut ditempati Hammam. Oh, senangnya…

latihan bicara bahasa inggris

Sediakan Aplikasi Translator di Smartphone

Aplikasi bahasa yang saya gunakan adalah Google Translate. Selain diperlukan untuk pekerjaan saya, ternyata juga berguna untuk anak-anak. Seiring waktu aplikasi ini malah jadi sering banget saya buka karena Hammam sudah banyak menanyakan bahasa yang kadang saya nggak tahu artinya. Rasa-rasanya malah saya yang ketinggalan sekarang. LOL.

Saya juga izinkan dia kalau mau cari-cari sendiri bahasa dan terjemahan yang dia ingin tahu. Tapi ya gitu, deh, harus tetap diawasi. Soalnya kadang bilangnya “Pinjam hape, Mih, mau buka translate” tapi 10 menit kemudian sudah beralih ke aplikasi game. Hadeuuh.

Keuntungan Belajar Bahasa Inggris

Setelah tertarik belajar bahasa Inggris, Hammam jadi lebih pede saat pelajaran bahasa Inggris di sekolah. Alhamdulillah jadi bisa mendapatkan nilai yang baik juga untuk pelajaran ini. Keuntungan lainnya, bisa menonton film berbahasa Inggris tanpa teks. Ini masih tahap belajar, sih. Kadang kalau nggak mengerti, dia munculkan dulu subtitle-nya lalu nanti dihilangkan lagi. Haha.

Dan dalam jangka panjang, bisa berbahasa Inggris dan bahasa asing lainnya tentu dapat menjadi nilai lebih bagi anak-anak.

Selama belajar bahasa Inggris, biasanya Hammam bisa mengucapkan 3-4 kata dalam 1 kalimat, kemudian berpikir dulu sebelum lanjut ke kalimat berikutnya. Suatu hari kalimatnya lebih panjang dan diucapkan tanpa jeda. Saya cukup amazed, tapi juga jadi tertawa. Soalnya dia bilang…

“I want to buy Minecraft, but my money is not enough.”

Hahahahahaaa….

Author

dzul_rahmat@yahoo.com
Mindful Parenting Blogger || dzul.rahmat@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *