fbpx
manfaat to do list
Tips & Review

Manfaat To-Do List dalam Aktivitas Sehari-hari

“Mih, jangan lupa siramin pohon.” Kata suami saya sebelum berangkat kerja, sambil menatap daun-daun dan rumput yang hampir kering karena beberapa hari belum dikasih air. Hihi, memang saya suka lupa menyiram tanaman, karena jarang keluar rumah saking panasnya cuaca Tangerang. Tapi, selain menyiram tanaman saya memang suka lupa juga sama pekerjaan lainnya kalau nggak dicatat. “Kenapa, sih, Mami suka lupa terus?” sesekali anak kami protes. Saya hanya bisa menjawab, “Iya, Mami lagi banyak pikiran.”

Supaya nggak kebanyakan lupa, saya mengandalkan to-do list yang saya tulis di sticky notes. Ini lumayan membantu saya dalam menyelesaikan pekerjaan sehari-hari. Selain takut lupa, kebanyakan pekerjaan juga suka bikin saya bingung, mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Haha. Ya ampun, sudah setergantung itulah saya sama to-do list.

Berikut ini adalah manfaat dari membuat to-do list.

Manfaat To-Do List

  1. Sudah tahu akan melakukan apa saja dalam sehari.
  2. Tidak ada pekerjaan yang terlewat, misalnya menyiram tanaman karena seharian tidak keluar rumah.
  3. Bisa memperkirakan ketepatan waktu. Misalnya mana pekerjaan yang bisa diselesaikan lebih dulu, sebelum harus menjemput anak di sekolah.
  4. Bisa tahu hal-hal yang belum dilakukan dalam sehari, seminggu atau sebulan.
  5. Melatih konsistensi terhadap kegiatan yang perlu dilakukan secara berulang. Misalnya, olahraga, ibadah, baca buku dan sebagainya.

Sebenarnya membuat to-do list di sticky notes itu lebih menyenangkan dan bikin semangat. Tapi lebih boros kertas karena ukurannya yang nggak terlalu besar, sementara pekerjaan yang mau di-list ada banyak banget. Haha. Selain itu, setiap hari kayak harus bikin list baru karena yang sebelumnya sudah ditandai.

Saya akhirnya mencoba opsi lain dalam membuat to-do list, yaitu pada buku catatan. Bentuknya model tabel kayak catatan arisan Buibu komplek. LOL. Karena saya nggak jago journaling, maka tabel yang saya buat pun kaku banget aselik. Tapi kalau secara fungsi, ya, alhamdulillah dapat banget. Dari situ bisa ketahuan, apakah saya melakukan pekerjaan yang sudah saya tentukan setiap harinya? Pernah bolos nyiram tanaman, nggak? Kapan terakhir kali nyikat lantai kamar mandi? Dalam sebulan ada berapa kali bersihin garasi?

Pada akhirnya to-do list saya menjadi indikator, seberapa rajinnya saya? Keseharian pun lebih produktif dan nggak banyak waktu terbuang, kecuali pada jam tidur siang memang mata saya rasanya nggak bisa diajak kompromi. 😴

Tips Membuat To-do List

Jangan membayangkan saya tuh Buibu yang super rajin karena sudah punya to-do list. Pernah juga kok masih kelupaan ini itu. Hihi. Berikut ini adalah yang saya lakukan agar to-do list efektif.

  1. Buat list pekerjaan harian, mingguan, bulanan. Pekerjaan mingguan contohnya seperti mencuci handuk dan seprai, menguras bak mandi dan sikat lantai kamar mandi. Sementara pekerjaan bulanan, contohnya menggunting rumput, menyedot debu dengan vacuum cleaner, bayar arisan dan lain-lain.
  2. Buat model tabel untuk menghemat kertas. Di bawah nanti saya kasih contohnya, ya.
  3. Pekerjaan di luar tabel sifatnya tambahan, karena bukan pekerjaan rutin. Bisa gunakan notes sendiri. Contoh : menjahit baju yang robek, bersihkan pantat panci yang cemong dan sebagainya.
  4. Pisahkan pencatatan to-do list berdasarkan jenis pekerjaan. Apakah itu pekerjaan rumah, pekerjaan profesional atau kegiatan yang berhubungan dengan hobi.
  5. Beri tanda check jika sudah melakukan satu pekerjaan. Bisa menjadi indikator apakah setiap hari konsisten dilakukan.
  6. Letakkan to-do list pada tempat yang mudah dijangkau dan dilihat, agar selalu ingat akan tugas-tugas yang harus diselesaikan, atau aktivitas yang harus dilakukan.
  7. Review to-do list setiap akhir hari, minggu dan bulan.
manfaat to-do list

Ada perasaan senang kalau dalam sehari banyak tanda check list-nya. Lumayan banget ini buat nambah-nambahin semangat beberes. Hehe. Tapi yang namanya daftar pekerjaan rumah itu nggak wajib banget semuanya dilakukan dalam sehari, ya. Kalau hari ini nggak sempat ngepel, ya sudah besok saja. Yang penting lantai tetap disapu bersih. Kalau sudah nggak ada tenaga lagi buat nyetrika, ya sudah skip dulu, yang penting setrika seragam yang buat besok saja dulu.

Akibat sering lupa malah jadi bikin tips to-do list begini. Alhamdulillah, ya, buat nambah konten blog. Semoga bermanfaat, ya, Buibu. Semangaaaat!!!!

Author

dzul_rahmat@yahoo.com
Mindful Parenting Blogger || dzul.rahmat@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *