fbpx
d'anaya hotel review
Tips & Review / Travel & Culinary

Review D’Anaya – Hotel Sekitar Jalan Pajajaran Bogor

Banyak pertimbangan saat seseorang memilih hotel berdasarkan tujuan menginap. Untuk business trip biasanya orang akan memilih hotel yang dekat dengan aktivitas pekerjaannya. Sementara yang menginap untuk berlibur akan memilih hotel yang dekat dengan lokasi wisata. Banyak sekali pilihan hotel sekitar Jalan Pajajaran Bogor dengan harga yang variatif. Hari minggu kemarin kami sekeluarga menginap di D’Anaya Hotel, Jalan Pakuan Bogor yang letaknya hanya sekitar 200 meter saja dari jalan raya Pajajaran.

Tujuan menginap kami adalah untuk foto-foto di Kebun Raya Bogor dalam suasana yang sepi serasa kebunnya hanya milik kami bertiga. Saya enggak sejago itu motret di keramaian, suka bocor sana sini whahahaaa. That’s why kami berangkat di hari minggu supaya bisa foto di hari senin. Pak suami sengaja mengambil libur hari senin demi mewujudkan harapan isteri yang banyak maunya ini.

Biasanya saya memilih hotel yang paling dekat dengan tempat wisata seperti kunjungan sebelumnya. Tapi harganya itu loooh lumayan banget. Jadi ya sudah pilih yang agak jauh dikit tapi harganya ramah di kantong IRT. LOL. Dan menginaplah kami di D’Anaya Hotel selama satu malam. Sebenarnya sih enggak terlalu jauh juga dari Kebun Raya Bogor kalau naik ojek atau taksi online. Alhamdulillahnya Gojek baru kasih voucher GoCar senilai 7 ribu banyak banget, jadi kalau dari D’Anaya ke Kebun Raya itu bisa cuma bayar 5 ribu saja. Ngisi saldo Gopay 60 ribu, pulang-pulang masih 38 ribu whahahahaa.

So, here’s my review ya gengs tentang D’Anaya Hotel. Yhaaa asyik akhirnya bikin review hotel udah kayak traveler betulan!

D’Anaya Hotel

D’Anaya Hotel terletak di Jalan Pakuan Indah No. 7. Bangunannya warna putih, ciri khasnya adalah ruang lobby yang terbuka. Jadi begitu naik tangga lobby itu enggak ada pintu lagi langsung sofa-sofa di paling depan, agak masuk kiri baru ada meja resepsionis.

Terdiri dari 5 lantai, di lantai 1 sepertinya hanya lobby, restoran dan ruang-ruang meeting. Saya dapat kamar di lantai 4 karena pas pesannya memang request kamar lantai atas biar view-nya bagus, kalau ada sih mau lihat gunung. Maklum loh orang pinggir kota kalau jalan-jalan kan memang penginnya lihat gunung gitu loh.

Saya pilih Duluxe Twin Room with Breakfast, sesuai request Hammam yang mau kasur di kamarnya ada 2. Meski pada akhirnya kami kedinginan dan pengin unyel-unyelan jadi kasurnya dijadikan satu. Ukuran kamarnya 21 m² dengan semua fasilitas tersedia sesuai dengan aplikasi pesan hotel. AC, TV, pemanas air minum, air panas di kamar mandi dan safety box berfungsi dengan baik. Tersedia juga meja kecil panjang di bawah TV dan tempat duduk di sudut kamar, buat mojok enak nih.

hotel sekitar jalan pajajaran

Kalau mau menghirup udara segar, semua kamar di D’Anaya sepertinya ada balkon. Dari balkon kamar saya bisa lihat gunung separuh. Kenapa separuh? Karena ya memang cuma kelihatan separuh gitu gunungnya, tertutup sama bangunan lain. Apalagi pas banget seberang D’Anaya sedang ada gedung yang direnovasi, jadi kurang enak dipandang mata.

Di lantai 2 ada kolam renang dewasa dan anak-anak. Sepi banget karena sudah hari minggu sore banyak tamu yang sudah check out. Seingat saya sore itu cuma ada 3 keluarga aja yang berenang, anak-anak pada happy banget nyebur di kolam yang bersih dan sejuk itu.

hotel sekitar jalan pajajaran

Dari kolam renang juga bisa lihat pemandangan alam, walau agak terbatas karena tembok yang tinggi. Pemandangan indahnya justru dari depan pintu kamar yang mengarah ke kolam renang. Jadi selain bisa lihat kolam bening di bawah, juga bisa lihat perbukitan. Sayangnya kemarin sore dan pagi mendung jadi enggak bisa berlama-lama lihat gunung eh bukitnya.

Menu sarapan di D’Anaya lengkap dari nasi goreng, ikan fillet, sosis, tumis sayuran, bubur ayam, roti, buah, puding dan masih banyak lagi. Nasi goreng rasanya biasa aja, tapi menu lainnya oke dan enak-enak. Harga makanan di restoran hotel ini harganya mulai 30 ribu sedangkan minumannya mulai 20 ribu. Makan malamnya saya enggak nyoba di resto hotel sih, soalnya mau cari makan di pinggir kali di luar saja.

hotel sekitar jalan pajajaran

Rate untuk Deluxe Twin with Breakfast Rp. 530 ribu di hari minggu. Kalau hari biasa lebih murah, 300-400an ribu gitu lah. Silakan cek dengan aplikasi pencari hotel favorit kalian masing-masing.

Hotel Sekitar Jalan Pajajaran yang Strategis

D’Anaya Hotel letaknya cukup strategis. Bagi yang membawa kendaraan pribadi dari keluar tol langsung ke kiri dan enggak jauh dari belokan itu akan ada Giant, lalu belok kiri ke Jalan Ciheuleut. Bagi yang naik bus, hotel ini juga dekat dengan terminal Baranangsiang. Karena saya naik kereta commuter line, kalau dilihat dari tarif GoCar sampai 33 ribu gitu dikira jauh banget lokasinya. Ternyata mahal itu karena macet parah di sekitaran Kebun Raya Bogor. Untung saja kami jadinya naik Gojek, enggak jadi GoCar.

Karena letaknya yang 2 blok dari jalan utama, menginap di hotel ini enggak terlalu berisik di malam hari. Kendaraan yang lewat paling cuma mereka yang mau ke hotel-hotel sekitar sini atau cari makan. Beda banget kalau menginap di hotel di dekat jalan utama itu suka bising meski sudah malam.

Surprisingly kita yang menginap di hotel sekitar Jalan Pajajaran dimanjakan dengan beragam wisata kuliner. Termasuk juga di jalan Ciheuleut ini, mungkin karena banyak banget hotel sekitar sini ya jadi industri kuliner pun mengimbangi. Jam 7 malam kami menyusuri Jalan Ciheuleut hingga Jalan Kantor Pos, di sana ada restoran namanya Kedai Kita Bogor Timur. Makan lah di resto tersebut.

Kalau mau jajan di mall bisa pilih Botani Square yang di sebelah IPB, atau Lippo Keboen Raya. Cuma agak jauh sih ini, harus pakai kendaraan. Dan malam itu kondisi jalan masih macet juga kalau dilihat di google maps.

Untuk wisata ke Kebun Raya Bogor yang terdekat masuk dari pintu 1, yang enggak jauh dari Tugu Kujang. Sedangkan keluarnya bisa lewat pintu 3 persis di depan Siloam Hospital Bogor, supaya enggak kejauhan muternya. Kalau naik gojek atau gocar pun otomatis jadi lebih murah melalui kedua pintu tersebut.

KEsan-kesan

Pengalaman menginap di D’Anaya Hotel cukup menyenangkan karena hal-hal positif yang kami dapat selama berada di sana. Hotelnya bersih, ada kolam renang anak, menu sarapan overall enak, staff ramah dan pelayanan cepat, bisa memandang perbukitan dari lantai 4, jalanan sekitar cukup sepi, mudah diakses baik dengan mobil atau motor, banyak restoran enak dan murah di sekitar hotel, jajanan pinggir jalan juga banyak dan enak (saya cobain siomay yang mangkal di depan hotel).

Kamar tidur dan kamar mandinya memang kecil, tapi fasilitasnya cukup lengkap. Kayaknya hotel ini memang serba kecil semua gitu haha. Meja resepsionis, lift dan tangganya kecil gitu. Sampai di restoran, gelasnya pun kecil-kecil. Tapi jadi lucu sih, enggak apa-apa selama enggak mengurangi rasa nyaman tamunya saja.

Ada beberapa hal yang menurut saya masih perlu diperhatikan oleh D’Anaya Hotel. Kartu akses kamar cuma dapat 1 buah, lebih enak dapatnya 2 karena orangnya lebih dari 1. Di sisi tempat tidur ada 2 meja tapi enggak ada lacinya. Lemarinya sih memang kecil ya karena kamarnya juga kecil. Tapi kalau di meja ada laci kayaknya masih mending, apalagi buat orang yang enggak suka kamar berantakan, jadi bisa simpan barang-barang di situ. Satu lagi pas check in enggak diinfo wifi dan passwordnya, di kartu kunci kamar juga enggak ada infonya, jadi harus tanya ke resepsionis lagi.

Sekali lagi saya suka dengan ruang lobby yang terbuka itu. Lalu securitynya ramah-ramah banget. Pintu keluar mobil selalu ditutup, jadi kalau ada yang mau keluar baru dibuka, demi keamanan.  Dan meski kamarnya kecil tapi banyak colokan lisitrik hahahahaa. Ya kalau mau kamar yang luasan bisa pilih Junior Suites dengan rate 1 jutaan.

hotel sekitar jalan pajajaran

Oh ya, buat para ortu yang menginap sama anaknya di hotel ini harap berhati-hati ya, diawasi. Di sebelah lift kan ada tangga, nah sebelah tangganya itu ada turunan yang untuk bawa troli housekeeping. Takutnya anaknya kepeleset di situ kalau enggak awas meski ada garis kuningnya sebagai tanda.

Okei, udahan dulu reviewnya. Baca juga tips packing cepat ala saya, yang bisa dilakukan satu jam sebelum berangkat, ya. Terima kasih…

Artikel terkait : Kirim paket sameday service dari D’Anaya ke rumah di Tangerang

Author

dzul_rahmat@yahoo.com
Mindful Parenting Blogger || dzul.rahmat@gmail.com

Comments

November 6, 2018 at 8:05 pm

Masya Allah, pantas telapak tangan kanan gatel terus. Ternyata dapet rezeki tampil fotonya di blog mami..haha



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *