fbpx
solusi mata kering
Tips & Review

Aktivitas Renang dan Solusi Mata Kering

Tidak pernah terbayang, kalau aku berani belajar renang. Ini adalah satu olahraga yang tak pernah kucoba semenjak kecil. Sudah lama sekali aku ingin bisa berenang, terlebih karena ketika liburan suamiku dengan riangnya menikmati fasilitas kolam renang. Sementara aku, hanya main air sampai kulitku keriput dan mengalami masalah mata kering. Hiks.

Bisa dibilang aku memiliki banyak ketakutan jika belajar renang. Pertama, aku takut tenggelam. Padahal kalau bisa renang kita bisa selamat dari risiko tenggelam, tapi aku justru takut tenggelam saat belajar renang. Haha. Kedua, takut kulitku gosong kalau sering berenang. Ya ampun, ini manja banget, yaaa? Ketiga, takut sama biayanya. Terus terang, biaya les renang yang kulihat di iklan-iklan Instagram itu, di luar jangakauanku.

Di usia yang sudah di atas 30 tahun ini, akhirnya aku memberanikan diri. Aku mencoba menghadapi semua ketakutan itu dan berusaha keras agar berhasil. Di sesi keempat kemarin, akhirnya aku bisa berenang gaya katak. Wah, jangan tanya senangnya kayak apa. Sayangnya, hari itu aku lupa bawa kacamata renang. Kayaknya karena aku terlalu excited dengan sesi ini, di mana aku yakin kali ini pasti berhasil. Meskipun dipinjamkan kacamata oleh pelatihku, mataku sudah sempat terpapar air kolam yang mengandung kaporit itu. Alhasil, aku mengalami mata kering. 

solusi mata kering
Aku dan temanku, Dewi, yang sama-sama baru belajar renang.

Gejala mata kering yang kualami adalah mata terasa perih, seperti mata yang terlalu lama menatap AC yang sedang menyala. Keriiing banget. Aku juga merasa lebih sensitif terhadap sinar matahari. Adakalanya penglihatanku kayak buram gitu, tapi kalau sudah berkedip bisa kembali normal lagi, sih. Aku semakin menyadari masalah mata kering ini, saat aku bekerja di depan layar laptop atau smartphone. Rasanya mataku lebih cepat lelah dan pegal dari biasanya, walau baru sebentar menatap layar.

Gejala Mata Kering

Selain gejala-gejala yang kualami tadi, ternyata masih banyak lagi gejala mata kering lainnya. Berikut ini adalah gejala mata kering yang aku dapat dari sebuah website milik Mayo Clinic :

  • Sensasi perih, panas dan gatal pada mata
  • Adanya serabut lendir di sekitar mata
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Mata merah
  • Seperti ada sesuatu yang mengganjal mata
  • Kesulitan memakai lensa kontak
  • Kesulitan mengemudi di malam hari
  • Mata berair
  • Penglihatan kabur dan mata mudah lelah

Dari gejala-gejala di atas, rupanya bukan baru kali ini aku mengalami mata kering. Aku juga pernah mengalami mata berair dan mata lelah ketika terlalu lama menatap layar. Kuakui, waktu itu aku sedang menuntaskan serial drama Korea berjudul Castaway Diva, sih. 

Anyway, untuk mengatasi mata kering kali ini, sebelum ke dokter spesialis mata, aku terlebih dahulu menggunakan obat tetes mata yang mudah didapat. Aku ketik kata kunci Insto di kotak pencarian dalam aplikasi minimarket langgananku. Ternyata sekarang Insto punya produk yang khusus untuk mata kering, namanya Insto Dry Eyes. Ok, aku masukkan ke dalam keranjang belanja dan melakukan pembayaran. Biasanya aku tunggu sampai pesananku datang. Tapi kali itu aku sedang ingin pergi berenang lagi, jadi kuambil pesananku sekalian berangkat ke kolam renang.

Setelah melakukan pemanasan, aku sempatkan untuk memakai Insto Dry Eyes terlebih dahulu sebelum mengenakan kacamata renang. Insto Dry Eyes mengandung bahan aktif yang dapat membantu memberikan efek pelumas pada mata. Sifat pelumas yang mirip dengan air mata ini bisa mengatasi gejala mata kering dan meringankan iritasi mata yang disebabkan oleh kekurangan produksi air mata. Meskipun aktivitas berenang ketemunya sama air, aku merasa tetap butuh Insto Dry Eyes agar mataku terhindar dari gejala mata kering. Lagipula, air kolam dengan air mata ya beda kandungan dong, yaaa.

solusi mata kering

Pertambahan Usia, Faktor Penyebab Mata Kering

Terlalu lama menatap layar, berada di ruangan ber-AC, berenang, mengeringkan rambut dengan hair dryer, adalah aktivitas di dalam maupun luar ruangan yang menjadi faktor eksternal penyebab mata kering. Kegiatan ini bisa kita batasi, jika tidak bisa dihindari. Satu hal yang memang tidak bisa dihindari adalah faktor usia. Hayo, siapa yang sudah sering kali mengalami gejala mata kering? Coba dicek lagi usianya. Ooops!

Setiap pertambahan usia pasti ada penurunan fungsi dari organ tubuh, tak terkecuali mata kita yang mengalami penurunan produksi cairan air mata. Untuk mengatasinya, bisa menggunakan obat tetes mata seperti yang kulakukan. Selain itu, penting sekali untuk memberikan waktu yang cukup untuk mata beristirahat, terutama bagi kita yang sepanjang hari terpapar sinar dari layar gadget. Berdasarkan rekomendasi dari Kemenkes RI, mata lelah bisa dicegah dengan metode 20:20:20. Maksudnya, setiap 20 menit menatap layar, istirahatkan mata dengan melihat ke jarak 20 kaki (6 meter), lakukan selama 20 detik. Dan jangan lupa konsumsi makanan yang mengandung vitamin A.

Mata kering juga bisa disebabkan oleh penggunaan lensa kontak, kerusakan saraf dan operasi mata laser. Seseorang yang sedang mengkonsumsi obat-obatan tertentu seperti antihistamin, dekongestan, terapi penggantian hormon, antidepresan, dan obat tekanan darah tinggi, berisiko mengalami gangguan mata kering. 

Apabila Mata Kering Tidak Diatasi dengan Baik

Pada seminar kesehatan mata yang pernah kuhadiri sekitar 6 tahun yang lalu di Jakarta, ada sebuah survey yang dilakukan oleh perusahaan lampu terhadap 8.000 orang pada bulan Juli 2017, menyatakan kepedulian terhadap mata menempati urutan keempat. Kebanyakan orang lebih peduli pada berat badan ideal ketimbang penglihatan yang baik. 

Tiba-tiba saja aku jadi teringat hasil survey tersebut ketika mengalami mata pedih dan lelah. Kedengarannya sepele, ya, mata kering. Tinggal banyakin saja berkedip, nanti juga akan nyaman lagi. Sayangnya, apabila mata kering tidak diatasi dengan baik dapat menjadi masalah serius. Salah satunya adalah infeksi mata. Dalam kondisi mata kering, cairan mata tidak cukup untuk melindungi mata dari infeksi, sehingga rentan sekali infeksi menjadi lebih buruk.

Mata kering yang lebih parah bahkan bisa menyebakan peradangan pada mata. Permukaan kornea bisa terkikis, terluka dan seterusnya, sampai mata kehilangan fungsi penglihatan. Uuh, seram, ya? Mengingat mata adalah indra manusia yang teramat penting. Apa jadinya kalau mata mengalami gangguan kesehatan sampai separah itu? Kita bisa kesulitan beraktivitas hingga berujung pada penurunan kualitas hidup.

Jadi, kalau gejala mata kering memburuk seperti mata pedih, sensasi panas atau berair yang berlebihan, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter spesialis mata, ya.

Aku jadi kembali tersadar akan pentingnya indra penglihatan bagi keberlangsungan hidupku yang sehari-hari selalu menghabiskan banyak waktu di depan layar gadget ini. Apalagi sekarang aku menambahkan aktivitas berenang setidaknya 2 kali seminggu. Aku harus lebih aware, nih.

Insto Dry Eyes Solusi Mata Kering

Dari pengalamanku tadi, izinkan aku berbagi tips tentang menjaga kesehatan mata agar terhindar dari gejala mata kering.

Pakai Kacamata Pelindung Saat Beraktivitas

Aku dan para Ibu lain yang kegiatannya antar jemput anak, pasti merasa wajib pakai kacamata untuk melindungi mata dari paparan sinar ultraviolet dan debu-debu yang berterbangan. Kacamata pelindung bisa menjadi senjata untuk mengurangi iritasi dan mata kering.

Hindari Mengucek Mata

Saat mata terasa gatal, memang paling enaknya dikucek. Tapi, ini dapat berakibat buruk bagi mata. Bukannya masalah berkurang, yang ada malah tambah iritasi. Suamiku suka mengomel, nih, kalau aku ketahuan kucek-kucek mata. Dia lebih menyarankan untuk cuci mata. Eh, maksudnya mengalirkan air bersih pada mata. Kalau aku bisanya sekalian cuci muka 😁.

Kompres Air Dingin

Cara ini dapat mengurangi rasa gatal pada mata yang disebabkan oleh polusi udara. Bisa dengan kain bersih yang direndam di air dingin, atau bisa juga dengan es batu yang dilapisi kain bersih. Tempelkan kompres air dingin pada mata selama beberapa saat, sampai rasa gatalnya berkurang.

Banyak Minum Air Putih

Ketika tubuh kekurangan cairan, maka mata pun akan kesulitan dalam memproduksi lapisan air mata basal. Siapa yang kalau kerja suka lupa waktu dan lupa minum? Ya, itu akuuu. Apa, kamu juga? Yuk, kita coba biasakan minum yang banyak. Sediakan botol minum yang besar, ukuran 1 atau 2 liter di samping meja kerja. Ukuran 2 liter air minum bisa menjadi indikator, seberapa cairan yang sudah kita konsumsi. Kalau masih ada sisa air di botol minum, itu artinya kita masih kurang minum air putih.

Gunakan Tetes Mata Insto Dry Eyes

Selain kebutuhan air putih, mata kita juga perlu diberi pelumas. Seperti yang sudah kukatakan, Insto Dry Eyes dapat memberikan efek pelumas pada mata. Cara pakainya adalah dengan meneteskan (1-2 tetes pada setiap mata), sebanyak 3 kali sehari atau sesuai dengan petunjuk dokter. #InstoDryEyes mudah sekali didapatkan, ya. Bisa di apotek, supermarket hingga minimarket. Jangan khawatir, #SolusiMataKering dengan Insto Dry Eyes harganya terjangau banget, kok.

solusi mata kering
Wajah boleh lelah, tapi mataku jangan!

Istirahat yang Cukup

Jika waktu sudah beranjak malam dan pekerjaanmu belum selesai, kemudian kamu merasakan mata kering dan lelah, itu artinya kamu harus segera istirahat. Hihi, ini jadi pengingat buat diriku sendiri juga, sih. Soalnya aku jam segini masih ngetik, nulis blog. Aku semangat banget pengin cepat menyelesaikan tulisan ini, karena besok mau berenang lagi (ya ampuuuun!).

Gunakan Kacamata Renang Saat Berenang

Ya iya lah pakai kacamata renang saat berenang, masa iya saat ke pasar? LOL. Maksudku, kalau kamu juga suka renang, jangan lupa pakai kacamata, ya. Jangan kayak aku yang kemarin terlalu heboh duluan akhirnya malah kelupaan bawa kacamata renang dan aku ditegur sama pelatihku. Masalahnya, air kolam renang selain mengandung kaporit, juga mengandung bakteri yang tersebar dari puluhan bahkan ratusan manusia pengguna kolam itu sendiri.

Sistuasi terkini kolam renang di masa liburan.

Sayangi Matamu

Mata yang sehat merupakan kesejahteraan diri yang sering kali terlupakan, padahal perannya sangat penting bagi aktivitas manusia sehari-hari. Dengan mataku yang sehat, aku bisa merasakan ketenangan saat melihat ke dalam air dari balik kacamata renangku. Dengan mata yang sehat kita bisa melihat banyak hal-hal indah dan mengagumkan.

So, jangan lagi tidak peduli terhadap gejala mata kering, ya. Stay health, everyone. Thanks for reading my blog.

Author

dzul_rahmat@yahoo.com
Mindful Parenting Blogger || dzul.rahmat@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *