Acara Tasyakuran Khitan bersama Keluarga Besar
Liburan segera usai. Liburan yang nggak ke mana-mana karena Hammam sedang pemulihan pasca khitan. Alhamdulillah sekarang sudah sembuh dan kami akhirnya mengadakan acara tasyakuran khitan bersama keluarga besar. Nanti aku juga akan share berapa sih biaya acara tasyakuran khitan untuk acara yang sederhana seperti di keluarga kami, ya. So, baca sampai selesai :)
Sejak punya anak laki-laki, saya bercita-cita kalau mengkhitankannya nanti cuma mau bikin acara syukuran sederhana bersama keluarga. Sebuah angan-angan yang tidak dibarengi dengan perhitungan secara kuantitas. Nggak sadar kalau keluarga saya itu jumlahnya buanyak!
Kakak saya ada 6 orang, keponakan lebih dari 20 orang, sebagian dari mereka bahkan sudah punya anak juga. Hahaha. Ditambah dengan adik-adiknya Ibu saya yang tinggalnya semua berdekatan. Begitu pun dengan para sepupu saya. Mustahil banget kalau mereka nggak diundang. Meski sekarang saya sudah pindah rumah, kan tetap saja dulunya kami hidup berdampingan.
Akhirnya, setelah dibikin list anggota seluruh keluarga besar ini, jumlahnya ada lebih dari 70 tamu. Ditambah teman-teman sekolah Hammam 20 orang dan tetangga terdekat sekitar 40 orang. Apanya yang acara sederhana, coba? LOL. Bikin acara untuk 100 orang lebih, jujur saja saya deg-degan. Paling khawatir sama biayanya. Haha, sungguh klise. Apalagi begitu ada tambahan undangan, uwow langsung cemas.
Kemudian di tengah kecemasan itu, alhamdulillah Allah kasih pencerahan.

Niatkan Sebagai Ibadah
Ini tuh kalau bukan karena Allah yang membukakan pintu hati, kayaknya sampai hari ini bakalan masih pusing soal pengeluaran acara. Suatu hari ketika saya sedang buka-buka file biaya khitan plus acara tasyakuran, tiba-tiba saja niat saya berubah. Acara ini, nggak akan menjadi acara yang biasa-biasa saja. Melainkan menjadi acara yang sangat berkesan.
Bismillah, saya niatkan melaksanakan tasyakuran khitan dengan tujuan ibadah dan silaturahim. Berapa pun jumlah tamu dan biaya yang harus dikeluarkan, semoga Allah memudahkan segala urusan ini.
Dan hari demi hari pun berlalu. Satu per satu urusan terselesaikan dengan mudahnya. Alhamdulillah. Bahkan acaranya pun berlangsung dengan lancar, tamu banyak yang hadir, cuaca sangat mendukung.
Senang sekali bisa menjamu keluarga besar di rumah kami yang sederhana dengan makanan favorit keluarga, sayur asem dan jengkol balado. Sumbrah makan bareng sambil duduk lesehan, saling bertukar kabar dan ngobrol satu sama lain. Satu hal yang paling saya sukai saat kumpul keluarga adalah cerita lucunya. You know, di keluarga pasti ada saja kan orang yang lucu gitu dan pintar mencairkan suasana.

Pokoknya saya bersyukur sekali acara kemarin telah berlangsung dengan baik. Rasanya sampai susah move on. Tiap saat kayak mau memandang foto-foto bareng keluarga terus. Hihi.
Biaya Acara Tasyakuran Khitan Bersama Keluarga Besar
Saatnya ngomongin biaya. Tapi sebelum itu, mungkin Buibu mau baca dulu ya, apa saja yang perlu disiapkan sebelum mengkhitankan anak lelakinya. Silakan baca tulisan sebelumnya yang berjudul Persiapan Khitan Anak Laki-laki.
Okay, berapa sih biaya yang harus dikeluarkan untuk melaksanakan khitan sekaligus menggelar acara tasyakuran? Check it out!
Biaya acara Tasyakuran yang saya bagikan ini adalah untuk jumlah tamu 60 orang acara pengajian dan 125 orang acara makan prasmanan, ya.
Biaya Khitan di Klinik
Kami memilih khitan di Klinik Sunat Modern Cileduk yang berlokasi di Perumahan Puri Beta, Jl. Puri Beta Utara No.32, RT.004/RW.012, Larangan Utara, Kec. Larangan, Kota Tangerang, Banten 15154.
Biaya khitan sebesar Rp 2.250.000. Transportasi pergi pulang naik taksi online, sebesar Rp 50.000
Total biaya khitan : Rp. 2.300.000
Catering, Kue, Buah, Minuman Kemasan dan Biaya Masak Tambahan
Untuk acara pengajian, pesan nasi box di rumah makan langganan sebanyak 60 box, harganya Rp 24.000/box. Total Rp. 1.440.000. Nama vendornya Temu Rasa, lokasi di Ciledug. Pemesanan online melalui whatsapp di nomor ini.
Sementara acara prasmanan pesannya sama kenalan saya, namanya Teh Titin. Terdiri dari Nasi Tumpeng Rp. 300.000, catering prasmanan Rp. 3.750.000 untuk 125 tamu. Nomor Teh Titin bisa dihubungi melalui whatsapp. Harga catering sudah termasuk dipinjamkan alat makan dan wadah makanan yang biasa untuk prasmanan. Juga termasuk buah semangka dan melon, serta minuman kemasan sebanyak 125 botol.
Kue-kue saya pesan donat dan pastel, harganya Rp 300.000. Kemudian ada biaya pembuatan kue pukis sebesar Rp 200.000. Sehingga biaya kue menjadi Rp 500.000.
Selain menu yang saya pesan di atas, kami juga mau ada tambahan menu sayur asem dan jengkol balado khas Betawi. Jadi saya dibantu sama kakak-kakak saya untuk masak ini di rumah. Biayanya alhamdulillah mereka yang tanggung, hehe. Saya cuma beli cabe 3/4 kilogram dan bawang 1 kilogram. Pada saat itu lagi murah banget, semuanya cuma Rp 50.000. Kemudian beli gas 3 kg Rp 22.000.

Ada tambahan minuman kemasan gelas dan botol kecil, seharga Rp 210.000. Tisu makan dan piring plastik untuk kue-kue saat acara pengajian, sebesar Rp 47.000. Buah melon dan semangka juga saya beli lagi di aplikasi Astro yang dikirim dalam 30 menit, totalnya Rp 180.000.
Untuk antisipasi kalau makanan tidak habis, saya menyiapkan Thinwall dan plasti bawang untuk bagi-bagi ke saudara dan tetangga. Harganya Rp 37.000
Uang Tip untuk yang Telah Membantu
Alhamdulillah banyak yang bantuin untuk acara ini, seperti bantu masak dan cuci piring. Setelah selesai acara, ada pengeluaran uang tip sebesar Rp 500.000.
Lain-lain
Biaya lain-lain yaitu print dan fotokopi undangan sebesar Rp 17.000. Iyes, kami nggak cetak undangan seperti orang hajatan. Hanya undangan yang bentuknya seperti pemberitahuan dari ketua RT atau RW gitu, deh.
Lalu ada pengeluaran sebesar Rp 385.000 untuk taplak meja, baterai mic, dan biaya printilan lainnya yang nggak sempat saya catat.
Rekapnya sebagai berikut, ya :
Biaya khitan dan transportasi : Rp 2.300.000
Catering : Rp 6.199.000
Uang Tip : Rp 500.000
Lain-lain : Rp 385.000
Total biaya : Rp 9.384.000
Masya Allah, biaya yang besar banget untuk ukuran keluarga kami. Alhamdulillah, Allah memberi kemudahan dari segala arah. Seperti bantuan tak terduga dari kakak-kakak dan tetangga juga saudara-saudara yang begitu datang membawa banyak banget kue-kue.
Sebenarnya pengeluaran ini ada kelebihan di catering prasmanan, buah dan minuman. Tapi namanya acara seperti ini kita nggak bisa pastikan jumlah tamu undangan yang benar-benar bisa hadir. Jadi memang sengaja dilebihkan sedikit, daripada kurang.
Selesai acara, Alhamdulillah makanan yang lebihnya langsung dibagikan kepada tamu-tamu terakhir untuk dibawa pulang. Juga bagi-bagi ke tetangga dekat dan security komplek.
Yeeey, tulisan tentang khitanan Hammam akhirnya selesai sampai di sini. Semoga Buibu yang akan melaksanakan tasyakuran khitan pun diberi kemudahan oleh Allah SWT. Selalu yakin, jika diniatkan untuk ibadah, Allah akan mudahkan jalannya.